Judul : 50
Misteri Dunia Menurut Al-Quran
Penulis :
Adrie Mesapati, Luki Andriansyah dan Gemma A
Penerbit :
Jakarta, Mizania
Tahun Terbit : Juni
2014
Tebal : 379
halaman
Benarkah air zamzam beracun? Benarkah fosil Nabi Nuh telah
ditemukan? Bagaimana banjir di zaman Nabi Nuh dapat terjadi? Apa arti gambar
mata satu atau The All Seeing Eye itu.
Itulah pertanyaan-pertanayaan yang muncul di tengah-tengah
masyarakat yang kadang-kadang menimbulkan rasa penasaran dan harus mendapat
jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Memang di alam ini banyak rahasia yang belum sempat terjawab
dengan tuntas, kalaupun ada jawabannya terkadang tidak memuaskan atau dianggap
sebuah rekayasa.
Hal-hal seperti itu menjadi sebuah misteri yang harus
diungkapkan mengingat bisa saja peristiwa atau kejadian yang melatarbelakangi
apa yang kita pertanyakan itu berkaitan erat dengan akidah keislaman.
Buku 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran ini, mencoba menjawab
pertanyaan-pertanyaan di atas tadi dengan argumentasi yang bisa
dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Selain itu, dalil Alquran tentang
persoalan yang dibahas menjadi lebih menarik. Al-Quran merupakan pedoman dan
petunjuk bagi umat manusia, ketika seseorang mengungkapkan sesuatu, pada
dasarnya bila yang dikatakannya benar, tentu tidak akan berbeda dengan ‘bahasa
Al-Quran’ yang merupakan kalamullah. Tetapi jika yang diungkapkannya tidak
mengandung kesamaan dengan apa yang tertera di dalam Al-Quran maka sudah bisa
dipastikan bahwa pernyataan dan ungkapan seseorang itulah yang salah, bukan
Al-Qurannya.
Karena bila kita ‘menguji’ kebenaran ayat-ayat Al-Quran maka
semakin nyatalah kebenaran Al-Quran tersebut. Karena itu, ketika Awal Mei 2011
dunia dikejutkan dengan laporan investigasi BBC yang menyatakan air zamzam yang
dikonsumsi jemaah haji dan para peziarah mengandung racun, tentu hal ini perlu
disikapi, apakah penelitian ini benar atau sebaliknya.
Keunikan air zamzam memang pernah diteliti, bahkan dari
penelitian itu terungkap bahwa air zamzam merupakan air yang bebas dari racun
setelah dianalisis melalui sinar ultraviolet, tidak hanya itu, air ini juga
memiliki kelebihan-kelebihan yang lain dengan air-air yang kita minum. Maka
pihak kerajaan Arab Saudi melakukan penelitian kembali tentang air zamzam dan
hasilnya jauh berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh BBC tersebut.
Bahkan dalam kasus yang lain pernah dinyatakan bahwa air zamzam telah
terkontaminasi dengan air limbah masyarakat Mekkah. Lagi-lagi hal ini dibantah
dengan penelitian yang hasilnya menyatakan bahwa air ini memancar secara alami
dari tanah.
Buku ini, selain mengutip ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah
untuk memperkuat sebuah peristiwa atau teori yang muncul juga menuliskan sebuah
perenungan agar umat Islam sadar bahwa ketetapan Allahlah yang sebenarnya
berlaku di alam ini.
Penulis buku ini: Adrie Mesapati, Luki Andriansyah dan Gemma
A tampaknya memang ‘bekerja keras’ untuk mengambil fakta-fakta yang ada lalu
disandingkan dengan ayat-ayat Allah dan hadist Rasulullah, sehingga akan nampak
kebenaran dari ayat-ayat Allah dan hadist Rasulullah tersebut. Akibatnya iman
kita semakin kuat, bahwa agama Islam memang agama yang benar dan agama yang
diturunkan Allah secara sempurna.
Oleh karena itu, kerja keras tiga penulis ini patut
diapresiasi sehingga mampu ‘membuka mata kita dan mata hati kita akan kebenaran
Al-Quran dan Sunnah Nabi tersebut.
Peresensi: Alsari
Sumber : http://analisadaily.com/

Mari berpartisipasi dalam membangun pelayanan kami.
Tinggalkan komentar agar kami bisa lebih baik untuk kedepannya :)